LIFE LIFE LIFE

we do nothing except trying alive
Tampilkan postingan dengan label freaking out. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label freaking out. Tampilkan semua postingan

Selasa, 01 November 2011

REAL STEEL : the real climax !!!

It feels always like this one below during the movie..
Awesome right? Right? Cool~ That's Zeus anyway. A very awesome robot. It's big. And very black. Very much black. But it's not the main character. Atom is. Well, I don't put Atom's pic, because it looks usual, like the other robots. Maybe cute a little bit. For appearances, Zeus will always win. It's so freaking awesome. YEAH~!

Anyways,
about the movie, it's worth to watch. Keep your adrenaline up and make you hold your breathe. Every scene of it. For a melancholic one, it also can make your tears out. 'Cause the effort this movie showing is much. Max and Atom fight for their will from the bottom until they can get the world's attention. For Max, to get his father attention, too. You can feel the effort if you watch it with your attention fully. What else will make your tears out? The bond from the father-son relationship. How Charlie left Max for a long time. How Max face his father after not having him for such a long time. And how they finally meet and bond each other. Even they are crying!!! And the plot ends when we are in our highest adrenaline's beat. Well, it makes me give that movie into a very good movie for all the time. You don't have to think about how it will end, 'cause it just ends.

Minggu, 30 Oktober 2011

Spring in London [by Ilana Tan]

Kisah tentang Naomi dan Danny.

Seorang model terkenal dari Jepang,
yang sudah cukup lama menetap di London.
Dan seorang artis terkenal di Korea,
yang sedang belajar untuk menjadi sutradara di London.

Suatu waktu, tempat, dan kebutuhan membawa mereka bertemu di suatu lokasi. Keberadaan suatu rahasia di masa lalu membuat salah satu dari mereka menjadi lebih tertutup. Namun dengan adanya keteguhan dan ketulusan hati salah satu dari mereka, hati yang beku pun akhirnya mencair.
Hanya saja, tak selamanya rahasia dapat tertutup di dalam hati. Terlebih lagi hati yang telah mencair. Dan suatu hari ketika masa lalu yang kelam itu terkuak diantara mereka berdua, muncullah kerapuhan dalam diri mereka. Jika yang satu merasa begitu bersalah, maka yang satunya lagi merasa begitu tak pantas. Hati yang terkejut butuh waktu untuk berdetak normal kembali.
Tak ada yang mengetahui berapa lama waktu yang tepat untuk menenangkan atau menyembuhkan hati. Terbentangnya ruang, jarak, dan waktu dapat menutup akal sehat yang selama ini selalu ada jika sedang bersama dirinya. Kerinduan atas perasaan yang nyata pun akan tumbuh membesar menunggu untuk dilontarkan. Penantian adalah anugrah bagi mereka yang pergi. Dan menjadi terlampau berharga bagi mereka yang menyadari.
Kalau yang ditunggu tak bisa datang kepadanya, ia akan pergi menemui…

“Tenang saja. Chris bukan orang yang akan mengkhianati sahabatnya sendiri. Dia tidak akan merampas milik sahabatnya. Dia sendiri yang berkata begitu. Jadi selama kau tetap bersamaku, maka kau akan aman.”

Winter in Tokyo [by Ilana Tan]

Kisah tentang Keiko dan Kazuto.

Seorang petugas perpustakaan,
yang memiliki saudara kembar yang terkenal.
Dan seorang fotografer terkenal dari New York,
yang melarikan diri kembali ke Negara asalnya.

Benang merah tanpa disadari mengikat erat hati mereka. Kekecewaan hati atas tidak terwujudnya hubungan yang lebih dari sekedar pertemanan justru meluruskan benang merah tersebut. Namun kehidupan akan tetap selalu memiliki likunya tersendiri. Dan benang tersebut meliku hanya karena tindakan di masa lalu.
Apakah perasaan akan tetap sama jika sudah tak bisa mengingat apa-apa? Jika memang pasangan benang, maka tidak akan berubah. Mungkin akan selalu bertambah akan tetapi tidak akan berkurang. Meskipun keraguan tetap selalu ada. Karena keraguan pasti menghampiri setiap insan.
Cerita mereka ada untuk membuktikan betapa kuatnya suatu takdir tentang cinta pertama itu.


“Apakah kau punya cinta pertama juga?”“Ya. Kalau tidak salah namanya Keiko.”
…
“Siapa namanya? Yang memakai topi biru!” “Kitano Akira.”
…
Semua menertawakan rambut yang sudah tak memenuhi kepala Kitano Akira lagi. Nishimura Kazuto pun melemparkan topi birunya kepada temannya itu. Kitano Akira pun mengambil topi biru tersebut dan menggunakannya.

Autumn in Paris [by Ilana Tan]

Kisah tentang Tara dan Tatsuya.

Seorang penyiar radio di Paris,
dengan darah campuran Indonesia-Perancis yang mengalir dalam dirinya.
Dan seorang arsitek hebat dari Jepang,
dengan sejarah yang terkait pada kota Paris.

Seseorang pasti akan belajar mengenai perasaan istimewa yang sesungguhnya ada di dalam hati mereka. Bahkan oleh seseorang yang merasa sudah mengerti tentang perasaan tersebut. Dan perasaan seperti itu muncul dalam diam tanpa suara sehingga baru terasa di saat sudah membesar adanya.
Salah satu dari mereka sudah menyadari pesona dari yang satunya terlebih dahulu. Hal tersebutlah yang mendorong adanya waktu-waktu mereka bersama kemudian. Waktu dan kebersamaan mereka yang berharga, yang tak ternilai harganya. Yang menumbuhkan kasih di antara mereka secara perlahan namun pasti. Sehingga membuat mereka terlihat bahwa mereka tercipta untuk satu sama lainnya. Dan takkan pernah rela untuk melepaskan semuanya, melepas apa yang mereka miliki satu sama lainnya.
Namun kenyataan berkata sebaliknya. Takdir pahit menyelubungi kehidupan mereka. Membuat hal yang terasa berharga di hati menjadi hanya mimpi. Hingga seandainya ada harapan, sekecil apapun itu, untuk mengubah kenyataan, takkan ragu menggantungkan hidup pada harapan tersebut. Atau hidup lebih baik diakhiri saja. Karena hati kan sakit rasanya. Perih disayat dan penuh luka. Untuk apa hidup terus ada tanpa dirinya yang selalu berarti di dalam dada.

Ia ingin pengisi jiwanya selalu bahagia. Walaupun itu berarti dia harus menyerahkan seluruh hidupnya.
“Selama dia bahagia, aku juga bahagia. Sesederhana itu.”

Summer in Seoul [by Ilana Tan]

Kisah tentang Sandy dan Tae-woo.

Seorang blesteran Indonesia-Korea,
yang tidak terlalu antusias saat melihat seorang artis terkenal.
Dan seorang artis terkenal di Korea,
yang tak kunjung lepas dari isu masyarakat meskipun pernah melarikan diri karenanya.

Pertemuan mereka bukanlah karena disengaja. Hubungan mereka yang terjalin di kemudian hari pun tak pernah mempunyai maksud apa-apa. Tidak ada maksud untuk memiliki perasaan untuk menjadi lebih dari sebelumnya. Mereka hanya memiliki model ponsel dan nada dering telepon yang sama.
Namun seiring berjalannya waktu dan semakin banyaknya intensitas kebersamaan mereka membuat perasaan mereka berkembang. Tak bisa lagi mereka menghindari kasih yang begitu besar yang tumbuh di hati masing-masing dari mereka. Meskipun ternyata mereka dikaitkan oleh masa lalu yang penuh duka. Masa lalu yang membuat seorang dari mereka terancam tidak mendapatkan izin dari sang orangtua untuk melanjutkan kisah kasih di antara mereka.
Hingga akhirnya terjadi peristiwa yang membuat dunia melihat betapa mereka menyayangi satu sama lain. Betapa mereka membutuhkan satu sama lain. Betapa mereka diciptakan untuk satu sama lain…

“Mengapa kau menyimpan nomor teleponnya di nomor sembilan?”
“Dalam bisbol ada sembilan pemain. Kurang satu saja tidak bisa. Sembilan artinya lengkap. Kenapa aku menyimpan nomornya di nomor sembilan? Itu karena kalau dia ada, aku baru merasa benar, merasa lengkap. Dia nomor sembilanku.”

Jumat, 14 Oktober 2011

Kung Fu Panda 2

Setelah filmnya rilis, aku langsung ngebet banget pengen nonton tuh. Langsung dong aku menghubungi saudara aku si M yang paling possible untuk diajakin nonton bareng (lebih karena pertimbangan status pasangan dibandingkan intensitas kesibukan, hahahahaha). Dia udah oke dan nyuruh aku ngajakin saudara sedarah kita yang satu lagi D. Dia juga oke oke aja. Terakhir kali kita janjian nobar itu batal karena kesibukan si ibu M. Dan karena aku sempet tentang janjian terakhir itu, aku pun ngancem ngancem mereka, supaya mereka pasti dateng. Tapi akhirnya aku yaudah pasrah aja gitu, terserahlah nantinya mereka mau gimana. Singkat cerita, saat hari H, aku harus ke kantor (saat itu aku masih dalam jangka waktu kerja paktek) dan ternyata ada yang harus dibahas dulu di kantor sehingga si aku ini engga bisa segera pergi meninggalkan kantor. Udah diburu-buru ngejar dapet si film, tapi waktu sampe di tempat tujuan terlalu mepet. Dan aku pun sudah berjanji untuk melakukan hal lain dulu bersama teman baikku untuk melepas stress di kantor. Beneran agak kesel-kesel gimana gitu kita emang. Makanya kita berdua butuh hiburan banget. Bukan si nonton tapi. Jadilah aku ketinggalan engga nonton filmnya. Padahal tiketnya udah dibeli. Ah, engga enak banget...

Oke skip. Itu awal cerita bagaimana aku engga jadilah langsung nonton si Kung Fu Panda di bioskop. Dan karena itu udah mepet lebaran, jadilah juga engga sempet dan tentunya kehabisan si film pas udah balik ke Bandung lagi. Namun karena teman baikku (yang udah sempet aku sebutin di atas) itu punya file film ini, aku pun merasa tenang, paling engga aku bisa minta sama dia. Tapi aku engga sempet-sempet ngopi nih (sempetnya ngopi Gossip Girl doang, hehehehehe). Sampai aku akhirnya minta sama senior aku, cuma gara-gara aku lagi ngerjain laporan kerja praktek dan sedang kebosanan, terus minta deh. Panjang ya ceritanya.

Dan film ini baru sempet aku nikmati malam ini.

Still is fun. Laugh a lot during the movie and enjoying this so much~!
Po is still so cute!!! His ability makes him looked cooler.
The story shows us so many about humanity. So we can learn a lot from this movie but we can still be laughing in it.
For me, all of the line of story are interesting. There's no bad a part. Not so good maybe. But not bad. It's a good movie to watch. And so touchy.
My favorite parts are :

  • When the-not-real-dad told the truth about where's Po coming from
  • When Po finally knew about his come from
  • When Po finally learn about the inner peace and save China!!
Love those, very much.

Dan sedihlah pas momen yang pertama itu. Pas si bebek (atau jenis unggas apapun sesungguhnya ia itu) tukang mie cerita tentang pertama kali dia nemuin si kecil Po, yang lucuuuuuuu banget! Perhatikan wajah si unggas dan bisalah kau melihat bagaimana besarnya perasaan ia kepada Po. Betapa si unggas sungguh memutuskan untuk mengurus Po dengan sepenuh hatinya. Dan dari raut wajah dan sorot matanya, kamu bisa lihat betapa sayangnya ia kepada makhluk imut di depannya. Kasih sayang orangtua kepada anaknya. Kasih sayang yang sungguh-sungguh. Kasih sayang yang sesungguhnya.
Mulai menyentuh hati.

Terus diceritainlah apa yang terjadi sama orangtua Po sebenarnya, kalo mereka ngebuang Po demi nyelamatin si Po. Betapa mereka bahagia menjalani kehidupan mereka dahulu, sebelum negara api datang menyerang........ er, bukan avatar kok ini, negara api hanya sebagai intermezzo supaya airmata aku engga mengalir menetes. Tapi memang desa tempat tinggal Po dulu itu bener-bener termakan api gitu. Jahat banget deh ini binatang jahatnya. Harus liat ya, betapa si ayah panda berusaha menyelamatkan orang-orang di sekitarnya, terutama anaknya. Dan harus liat juga, saat-saat sang ibu menenangkan anaknya di kotak tempat menaruh sesuatu, dan perlahan, meskipun berat, sang ibu meninggalkan anaknya untuk mengalihkan penjahat-penjahat kepada anaknya.
Aaaaaaaaa~ semakinlah menyentuh hati. Engga tega sia ngeliatnya...

Terus terus si Po akhirnya bisa nemuin inner peace gara-gara dia bisa menerima masa lalunya. Dia mengenang semua ingatan yang selama ini sebenarnya menyiksa dirinya dan menerimanya dengan masa kini yang ia lalui. Ia mengenang banyak hal. Hal yang membahagiakan terjadi. Lalu harus terpisah karena tragedi. Hal yang membahagiakan datang lagi. Namun tak pernah lepas dari kenangan sang elegi.
WOW! Inner peace come to the present from the past for the future!
Ngarang banget. Hahahahahaha.. aku kan memang pengarang, sorry deh.

Intinya, film ini begitu menyenangkan, menggoyahkan hati, dan penuh perasaan.
Jantung ini berdetak begitu kencang bahkan hanya ketika mengingat sang cerita... Lovely!

Sabtu, 08 Oktober 2011

The End of The Season

There's a reason I said I'd be happy alone.


It wasn't cause I thought I'd be happy alone. It was because I thought if I loved someone and then it fell apart, I might not make it.


It's easier to be alone. Because what if you learn that you need love and then you don't have it? What if you like it and lean on it? What if you shape in your life around it and then it falls apart?


Can you even survive that kind of pain?
Losing love is like organ damage.
It's like dying.


The only difference is death ends.
This...


It could go on forever.




Meredith Grey

Selasa, 28 Juni 2011

Hotaru no Hikari

dorama yang sangat lucu dan menghibur. yang engga disangka-sangka akhirnya ada scene yang cukup mengalirkan air mata di episode mendekati akhir.


tapi melihat si tokoh utama yang ada di dorama ini, merasa telah mendapatkan sesuatu. bahwa perasaan itu terkadang tidak akan terkuak jika tidak ada orang lain yang memberitahu atau menyadarkan perasaan tersebut. juga bahwa suatu perasaan baru akan terlihat seberapa dalamnya ketika menemui perpisahan.


mungkin itu juga yang membuat long-distance terasa lebih menjanjikan.


dan menunjukkan bagaimana jatuh cinta yang sebenarnya,


juga indahnya hidup bersama...




the moments,
are so freaking adorable!


"Ahomiya~"
Buchou!

Sabtu, 15 Januari 2011

The Short One,

about Mia's book is, those books are my inspiration.

-such a real-

Selasa, 30 November 2010

Because of the DECCA

Orange likes IMG 

Lovely as my base coffee's cup

See a dark chocolate here!



that's it!

Sabtu, 27 November 2010

Harry Potter And The Deathly Hallows : Part 1

What should be a perfect word to describe this movie?


awesome!
wonderful!
great!
lovely!


Wow, there're a lot of words i can use to describe it.
Well, actually it has been hard though for me to get throw this movie.
And after those times, this movie becomes worth to see again.
Since the premier of it, i keep waiting to watch it.
When i have been in the studio, ready to watch, what i think is i won't want to get over there soon.
I want to stay there forever as long as i can watch the movie, always.
But you can't always get what you want anyway.
And every beginning have their own ending.
In the end of the part I,
I can't keep myself to wait for the second-and also the last-one.


It's so Harry Potter.
It's so magical.
I wanna stuck my eyes just on it.


Can i just go back to the cinema right now?

Jumat, 26 November 2010

Haliwell's

Then i just wanna go there. One moment of my enjoying life-time. Lovely!

Senin, 22 November 2010

Season 03 Episode 03 The Charmed 3

My First Time is a good one. It just make me love it more. 

Selasa, 07 September 2010

TV Series!! ♥♥

Since a long time ago..
♥ Charmed
♥ Gilmore Girls
♥ Dawson's Creek
♥ Roswell
♥ Tru Calling
♥ Grey's Anatomy
♥ Prison Break
♥ Supernatural
♥ Friends
♥ How I Met Your Mother
♥ Glee
and the newest.. ♥♥ Vampire Diaries ♥♥
=)

Selasa, 17 Agustus 2010

The Sorcerer's Apprentice

Bisa dibilang wonderful, hmmm, mungkin saya akan sedikit berpikir dahulu. Namun ngga boleh mengatakan film ini jelek ataupun tidak bagus. Hanya di bagian akhir saja mungkin yang kurang menampar saya (sebagai penonton). But overall, it's one of great movies.


Yang pasti banget, film ini berhasil membuat saya (seingat saya sih) tertawa sepanjang cerita. Meskipun saya menangis karena terharu juga di bagian akhir, hahahahaha.. Akting Nicolas Cage, of course, great!! The funniest thing sih wajah pemeran utamanya, for me, mukanya kocak abisss!!!! Hahahahahaha..




Namun yang terpenting di sini adalah, some points that i would like to share. Points from my pointview...
First, Believe in yourself. Karena kekuatan kita datangnya ya dari diri sendiri. Sebisa mungkin asahlah diri kita sebaik mungkin, apalagi kalau ternyata kita punya seorang pengajar yang bener-bener kompeten, wah, manfaatkanlah!
Second, Jangan Pernah Menyerah akan Sesuatu. Karena meskipun awalnya tak terlihat hasil apapun atau malah lebih membuat diri kita sendiri sakit, terluka, or tired of it, pada akhirnya akan muncul waktu yang sepadan untuk membuktikan semua perjuangan kita itu..
Third, love is troublesome. Ini seharusnya bermakna ambigu. Makna pertama adalah bahwa cinta itu adalah sesuatu yang sulit diraih, diperjuangkan, dan dijalani. Cinta bukan suatu hal yang mudah. Bayangin, Dave nahan perasaannya selama sepuluh tahun ke si Becky. Terus si Balthazar harus bisa merelakan wanita yang dicintainya terkurung di dalam boneka pengurung (sebutan yang saya kasih, hahahaha) bersama orang yang paling jahat demi menyelamatkan dunia. Well, it's not easy, isn't it? Makna lainnya adalah cinta itu menyusahkan. Kenapa begitu? Ambil contoh dari film ini, Horvath berkhianat terhadap Merlin gara-gara tau kalau Veronica sebenarnya mencintai Balthazar, padahal sebenernya Horvath ini sahabat Balthazar juga. Jadilah persahabatan rusak karena cinta. Terus seorang pahlawan, bisa diancam dengan mudahnya kalau orang yang dicintainya disandera, dan bahkan ini mempunyai makna yang lebih luas, orang dicintai, ngga sebatas pacar aja, orangtua, saudara, dan sahabat juga pastinya termasuk. Ngga kebayang kan orang-orang yang kita sayangi terluka karena kita meskipun bahkan itu untuk alasan kebaikan. Pasti sedih. Yah, tapi untuk menjadi superhero pasti memiliki efek samping yang setimpal dengan pahalanya hahahahahaha..

Hmm, meskipun saya menulis poin-poin seperti di atas, bukan berarti saya sudah mematuhi semuanya lhoo.. Anyway, i'm just only human. Masih dalam masa pembelajaran juga. Kan hidup ini memang suatu pembelajaran =)

Rabu, 14 Juli 2010

Birthday Time

Well, ngga ada maksud apa apa dibalik rangkaian kata ini. Tulisan ini murni hanya sebuah tulisan, yang dibuat karena suatu pemikiran yang terlintas di pikiran si penulis. The writer is me.


Birthday, or just call it Ulangtahun, adalah saat yang paling senang aku ketahui adanya. Dulu. Karena dulu aku begitu hapal ulangtahun orang-orang yang kukenal. Aku paling senang menanti datangnya hari ulangtahunku. Paling senang begitu mengetahui ada orang yang kukenal berulangtahun. Tapi itu dulu.


Saat ada seseorang yang berulangtahun, sekarang, aku hanya cukup tahu. Okelah kalau orang ini cukup dekat denganku, aku akan lebih senang menyambutnya, atau apabila ia lebih dekat lagi, aku akan dengan senang hati merencanakan banyak hal untuk ulangtahunnya. Tapi sekarang, mostly, aku lupa tanggal ulangtahun orang-orang di sekitarku, kecuali orang-orang yang begitu dekat dan akrab denganku. Bahkan aku sudah tak seantusias itu menyambut ulangtahunku.


Akan tetapi masih ada yang tak berubah dari diriku, senang sekali merencanakan acara kejutan ulangtahun. Karena saat melihat orang yang seperti sedang berada di pusat tujuan seluruh bumi tersenyum bahagia dan tertawa senang adalah saat yang membuat kita merasakan kebahagiaan yang lebih juga. Dan aku ingin sekali ada sebuah kejutan yang mendatangiku. Well, kalau ingat bagaimana kondisi dan tanggapanku sekarang terhadap ulangtahun orang lain, cukup menyedihkan dan memalukan juga kalau aku menginginkan sebuah kejutan tiba-tiba datang.


Hmm, tapi aku juga tidak mengharapkan kejutan itu. Kenapa? Karena kalau diberi kejutan pasti kaget. Kecuali kalau kejutannya satu buah kue tart, yang mana kue tart nya adalah strawberry cheesecake nya cheesecake factory. Dibawakan oleh tujuh orang yang bersama-sama denganku menghabiskan tahun terakhir di SMP. Dengan keluarga yang kusayangi berada di belakang mereka, ikut mengawal. Beserta sahabat-sahabatku sejak SD yang ikut nimbrung ke dalam rombongan tersebut. Dan sahabat-sahabatku di kala SMA yang ternyata ikut muncul membawakan kue ekstra dengan kemilau cahaya yang tak juga kalah. Orang-orang yang penting bagiku juga ada bersama mereka. Mereka semua merencanakan semua ini bersama-sama. Lalu yang takkan ketinggalan adalah masyarakat IMG yang terikat dalam tali tak kasat mata. Kita memakan semua kue itu bersama-sama. WOW! That's a big surprise. But it just feels like in my beautiful dream.


Ada lagi kejutan yang akan membuat aku benar-benar terkejut. Kejutan tiada tara karena menurutku hal ini begitu sulit untuk tiba-tiba terwujud. 'Dia' datang ke Bandung dari Bekasi hanya demi ulangtahunku dan menjadi salah satu penyusun rencana kejutan ulangtahunku. too much wow.


Mungkin mimpinya disudahi sampai sini dulu. Mimpi tingkat tinggi memang. Mm, tapi ini ngga ada sangkut pautnya sama ulangtahun aku yang dateng sebentar lagi. Tenang aja, hanya pikiran usil, ngga ada hubungannya sama ulangtahun aku, inget ya, ngga ada hubungannya...

Sabtu, 19 Juni 2010

A Story about Toy Story

Kemaren sebenarnya aku nonton dua film sekaligus gitu, marathon. Tekken bukan film pertama yang aku tonton. Soalnya aku nonton bareng sahabat aku : veterina. Nah Ve ini ngga begitu tertarik Tekken. Lagian aku udah sempet janjian sama temen aku (cuma alamat ngga jadi-jadi, makanya aku nonton duluan aja deh). Tadinya aku pengen nonton A Team aja, tapi Ve ternyata udah nonton. Jadi setelah kebingungan, menimbang, mengeliminasi, melihat jam tayang (macam-macam lah pokoknya), akhirnya kita berdua pun sepakat untuk nonton Toy Story 3 aja. Hmm, yah sebenernya sih tadinya aku mau nonton di dvd aja gitu, soalnya temen kuliah aku ada yang punya dvd bajakannya (bajakan ih masa!!!) hihihihihihi… tapi yaudahlah, nonton aja, banyak yang pada nonton juga, lagipula sepertinya worth it kok, hehehehe..

Jadilah jam 12 kurang sepuluh (inget banget ya! Wajar lah, aku ngeliatin jam melulu kerjaannya, hahahahaha) kita udah duduk di salah satu bangku empuk di Ciwalk XXI, memegang dua tiket untuk kita berdua, menunggu jam 12.15, jadwal filmnya mulai. Setelah sempat bertahan sebentar duduk di bangku itu (Ve sambil makan roti gitu), akhirnya kita berdua meninggalkan bangku itu. Bukan, bukan karena filmnya udah mau mulai, tapi karena Ve mau ke kamar mandi. Berhubung aku males ke kamar mandi, jadi aku ke tempat main (yang emang biasanya ada di XXI itu lho). Emang dari kapan tau pengen main tembak-tembakan, jadilah sembari menunggu Ve, aku main tembak-tembakan. Pas aku kalah, aku langsung keluar, dan kami langsung masuk ke bioskop 4. Nah, setelah kita berbasa-basi di dua paragraph, paragraph selanjutnya benar-benar akan aku isi dengan tujuan sesungguhnya dari tulisanku kali ini : Toy Story.

Pertama kali kenal Andy, Woody, Buzz dkk dari Toy Story yang kedua. Inget banget aku hobi banget nonton vcdnya (waktu itu masih jaman vcd), yang asli pulak. Penasaran sama Toy Story yang pertama, tapi ngga terlalu obsesi mencarinya. Kartun yang emang selalu keren, ngga pernah hilang dari hati kami (orang-orang yang pasti memberikan rating terbaik untuk Toy Story). Mungkin ngga seperti Avatar yang WAH banget, tapi Toy Story ini menyentuh (dan memang ternyata dari yang pertama hingga yang terakhir, yang membuat Toy Story ini ngga pernah kehilangan kemampuan magis mereka untuk membuat filmnya jadi begitu bernyawa, dan berkesan). Ngga terlupakan saat dimana Woody tiba-tiba dibawa orang lain (yang membuat dia akhirnya ketemu Jesse sama Bullseye), memang saat itu kondisi Woody sedang rusak, dan si pencuri Woody itu manggil orang untuk benerin Woody, INI DIA bagian KERENNYA!!!! Masih jelas banget gimana langkah-langkah Woody diperbaiki, yang mana, itu keren banget!!! >_< Masih jelas banget juga, saat-saat Buzz dkk berusaha mengambil Woody kembali, yap, di bandara! Speechless! Aku sampai sulit sekali menggambarkannya dengan kata-kata lagi, pokoknya keren. Berkesan, dan tersimpan di hati.

Dan setelah beberapa kemudian, akhirnya ada salah satu stasiun televisi yang memutar Toy Story 1. Well, aku langsung tongkrongin pastinya. Dan keren. Hmm, untuk Toy Story 1, mungkin karena baru sekali atau dua kali gitu nontonnya, jadi aku masih belum terlalu hapal. Pastinya, Toy Story 1 itu adalah kedatangan Buzz. Buzz yang edan, yang berasa astronot, atau apa sih dia itu ya? Pokoknya, aku kalo udah ngeliat si Buzz jadi seperti kodratnya (bukan jadi seperti milik Andy), bawaannya pengen ketawa!!! Di Toy Story 1 juga inilah Woody dan Buzz akhirnya bersahabat. Persahabatan antara dua mainan istimewa Andy.

Oke. This is the klimaks. I’m crying again, well, not yet.

See, bagian mana yang ngga menyentuh coba? Ini mengharukan sekali. Menuliskannya lagi saja membuat air mata mengalir. Mm, makanya saat menontonnya aku cuma berhenti menangis sebentar dari awal sampai endingnya. Ini film kedua yang ngebuat aku nangis panjang dan lama, banyak pula nangisnya. Sumpah udah ngga sempet lagi merhatiin ucapan mereka dalam bahasa Inggris. Airmatanya udah banyak banget yang keluar. Payah.

Oke, cukup segini aja aku nangisnya.
Aku udah lihat trailernya : Toy Story 3. Kali ini menceritakan apa yang akan terjadi pada mereka saat Andy sudah dewasa, saat Andy sudah kuliah. Percaya atau ngga, dari aku nonton Toy Story 2, aku udah bertanya-tanya tentang apa yang akan terjadi saat Andy dewasa. Saat itu, aku mengambil kesimpulan yang tak akan membuatku sedih saat memikirkannya, Andy tak perlu dewasa.
Dari teman-temanku yang sudah menonton, aku sudah mendengar kalau film ini sedih, akhirnya membuat sedih. Saat mendengar itu, aku hanya tertawa. Tapi kini saat mengingatnya, aku menangis.
Cerita dibuka dengan mengenang saat-saat Andy masih kecil dan bermain bersama mereka. Karena kenyataannya, mereka sudah bertahun-tahun tidak dimainkan lagi oleh Andy. Bagaimana kemudian mereka berusaha Andy melihat mereka lagi. Bagaimana Woody sudah begitu rindu mendengar suara Andy. Bagaimana Rex sangat senang sekali saat Andy memegang dirinya lagi. Bagaimana mereka akhirnya menyerah kepada Andy, kecuali, tentu saja, Woody. Bagaimana akhirnya Andy ingin membawa Woody, dan menaruh yang lainnya di loteng namun karena suatu kesalahan : mereka berakhir akan dibuang. Di sana, mereka tak percaya lagi akan Andy, kembali lagi, tentu saja kecuali Woody, yang memang melihat kejadian sesungguhnya. Dan bahkan yang lainnya sampai tak percaya lagi pada Woody.
Akhirnya mereka sampai juga di Sunnyside, tempat penitipan anak. Dan saat mereka mendapat perlakuan tidak baik di sana, mereka baru sadar, Andy begitu peduli pada mereka. Perlakuan tidak baik itu, tidak didapatkan juga oleh Woody yang sudah pergi dari sana (karena kecewa teman-temannya sudah tak percaya pada Andy lagi). Namun setelah tau bahwa teman-temannya sedang terancam bahaya, Woody kembali untuk menyelamatkan mereka. Setelah melalui perjalanan panjang, dimana disana ditunjukkan kalau persahabatan mainan-mainan Andy ini sangatlah erat, akhirnya mereka pulang. Mereka tiba tepat di saat terakhir Andy akan berangkat untuk kuliah.
Andy sempat melihat sebentar kotak yang berisi mainannya, dan tentu saja akan ia taruh loteng. Buzz, Jessie, Mr. & Mrs. Potato, Rex, the evil Dr. Chop, gukguk dengan per (aku lupa namanya), tiga boneka alien dari mobil Pizza, ada yang terlewat? Ucapan mereka yang sangat menyentuh hati adalah :
Kami akan setia menunggu Andy, meskipun ditaruh di loteng. Nantinya Andy akan punya anak dan kami akan dengan senang hati menemani anaknya bermain…
Gila ah, perasaan mereka ke Andy sekuat itu. Dan tau apa yang dilakukan Woody kemudian? Ia menulis pesan kepada Andy untuk memberikan sekotak yang akan ditaruh di loteng itu kepada Bonnie, anak perempuan yang begitu sayang akan mainannya juga.
Andy pun pergi ke rumah Bonnie dan mengenalkan mainannya satu per satu, tanpa lupa memintanya untuk menjaganya baik-baik. Di saat ia merasa sudah mengeluarkan semua mainan yang akan dititipkannya itu, Bonnie melihat ke dalam kotak dan melihat Woody di sana. Aku masih sangat ingat kalau Andy sangat tak rela memberikan Woody dan sangat bertanya-tanya mengapa Woody ada disana. Karena Bonnie yang terlihat begitu sayang akan Woody juga, maka perlahan-lahan Andy pun merelakan dan memperkenalkan Woody untuk diberikan ke Bonnie juga :
Ini adalah Sherif Woody, ia sangat pintar, cerdas, dan cekatan. Dan ia juga sahabat terbaik yang akan selalu percaya padamu.
Gila banget ini. Andy sama Woody tuh perasaanya nyambung. Aku pikir awalnya tuh Andy bakalan rela-rela aja nyerahin mainannya, tapi ternyata dia juga harus berusaha keras untuk rela, terutama untuk Woody. Dan karena memberikan mainannya kepada Bonnie, Andy pun sekali lagi bermain bersama mainan-mainannya itu. Saat Andy akhirnya harus pergi, ia pun melambaikan tangannya kepada Bonnie dan mainan-mainannya. Dan saat Bonnie membalas lambaian tangannya dengan tangan Woody, Andy hanya bisa tersentak (aku bilang sih dia sedih juga) dan harus belajar merelakan Woody. Mainan-mainannya ini kemudian melepas kepergiannya, melihat mobil Andy menjauh pergi hingga akhirnya tak terlihat lagi.


See, bagian mana yang ngga menyentuh coba? Ini mengharukan sekali. Menuliskannya lagi saja membuat air mata mengalir. Mm, makanya saat menontonnya aku cuma berhenti menangis sebentar dari awal sampai endingnya. Ini film kedua yang ngebuat aku nangis panjang dan lama, banyak pula nangisnya. Sumpah udah ngga sempet lagi merhatiin ucapan mereka dalam bahasa Inggris. Airmatanya udah banyak banget yang keluar. Payah.

Oke, cukup segini aja aku nangisnya.

Sebenernya aku ngga mau berhenti mengenang mereka, jadi inget mainan-mainan aku yang ngga pernah aku mau rusak dan ngga pernah aku gantikan juga sih.
But everything has its own ending.
Jadi aku juga harus belajar untuk ikhlas menerima akhirnya.
Akan selalu aku ingat di hati…

Jumat, 18 Juni 2010

Tekken (5)


Well, ini yang terus menghantui pikiranku sejak dua minggu yang lalu. Dan salah satu yang memenuhi isi otakku, saat ini. Hahahahahaha... Why oh why? Karena tekken yang merupakan game untuk playstation ini tiba-tiba dimainkan di bioskop, ah maksudnya jadi ada filmnya. Dan aku suka banget main game ini dulu. Gimana ngga kepikiran lah!!!!? Nah, kenapa ada dalam kurung 5 nya? Karena game yang aku mainin itu tekken 5, sedangkan judul film di bioskopnya tuh tekken. I'm crazy about it!!!!!!


Hmmm, aku sedang bernostalgia. Apa aja sih yang ada di dalam tekken 5 itu? Aku pertama kali ketemu sama Nina Williams, Jin Kazama, dan Asuka di sana. Berhubung aku ini seorang cewek, jadi kalau main tekken aku pasti menggunakan karakter perempuan. Jadilah si Nina dan Asuka karakter yang paling sering aku pake. Ada arcade sama single game, kalo ngga salah, pilihan kalo main cuma sendiri. Salah satunya mengejar tingkat, gelar, peringkat, ya semacam itulah pokoknya. Lain satunya yang merupakan pertarungan beralur, ada prolog dan epilognya.

Ah, jadi kangen bermain tekken di PS 2 lagi…

Pokoknya aku ini megang karakter perempuan. Ingatan aku masih bagus tentang mereka : Nina, Asuka, Christie, Julia, dan Anna (karakternya baru muncul kalau sudah menamatkan beberapa pertarungan beralur). Hehehehehehe, ternyata ada satu karakter yang aku lupa. Yang jelas dia orang China, kalau ngga salah ya, namanya Mey Lin. Cuma ya itu, lupa, jadi ngga yakin.

Aku udah namatin Williams bersaudara (yang inti ceritanya mereka dendam satu sama lain, ckckckckck), Christie (yang ikut iron fist tournament demi kakeknya), Mey Lin (yang ikut demi nyelametin Kazuya Mishima dari kebencian terhadap ayahnya, klo gak salah ya, tapi sayangnya gagal), dan Asuka (which is the best part I like). Nah kalo udah ditamatin gini, kita jadi bisa ganti-ganti bajunya untuk pertandingan biasa yang untuk mengejar tingkatan itu. Nanti bisa pake baju yang lain, bisa jadi warna warni bajunya, hihihihihihi… tapi kalo ngga salah, untuk si Asuka sama Anna, dengan perbedaan mencet joystick pas lagi milih, bisa bikin baju yang mereka pake juga beda gitu, hohohohoho..

Kangen main Tekken!!!!!

Oh ya, sementara yang cewek-cewek aku yang pegang, yang cowok-cowok otomatis adekku yang pegang. Jadi Jin dia yang pegang. Hmm, yang selain cewek-cewek dan Jun, masih ada banyak banget, jadi ngga inget semuanya deh. Yang pasti ada Heihachi Mishima, Kazuya, Steve Fox, Hwang Ryu (kalo ngga salah), Raven, Devil Jin, Kangaroo (ibu dan anak gtu, anaknya di kantong, lucu deh mereka), Lee, Panda. Nah, adek aku juga megang Lee, Hwang Ryu, sama Kazuya. Aduh nyesel deh nyuruh dia megang Kazuya, soalnya Kazuya jahat sih.

Mungkin segitu aja nostalgia Tekkennya. Takut makin obsesi main Tekken. Nanti jadinya obsesi mau pulang soalnya.


Dan sekarang kita membicarakan masa kini. Tekken yang tadi, ceritanya agak membingungkan. Ngga sama kayak cerita Tekken 5 maksudnya. Lebih tepatnya, ngga seperti cerita-cerita yang sudah aku ketahui sebelumnya. Hmmm, mungkin wajar kali ya. Soalnya cerita yang aku tau kan menceritakan tentang alasan para petarung ini mengikuti iron fist. Nah kalo di film, lebih ke pertarungan tekkennya ini. Udah gitu, aku kan mainnya Tekken yang udah seri ke-5 (di kaset yang aku punya bisa mainin serial tekken yang sebelum-sebelumnya juga, dan setelah dicoba, sumpah cupu!) sedangkan sepertinya yang difilmkan ini bukan Tekken 5. Well, pasrah saja.

Oke. Semakin larut semakin ingin aku mencari-cari hal yang berkaitan dengan Tekken lebih lanjut. Hohohohoho… and here I go! Yah, dicukupkan dulu ajah. Bye.

Freak banget sama Tekken-lah pokoknya.